Berdosalah Engkau Jika Melupakan Teman
Pernahkah kita berfikir bahwa segala sesuatu yang kita kerjakan itu tidak terlepas dari peran serta orang-orang yang ada disekitar kita, entahkah itu dari saudara, kerabat, atau teman-teman dekat dan relasi anda.
Akan tetapi apakah pernah kita memikirkan betapa egoisnya kita ketika kita membutuhkan uluran tangan, teman kita senantiasa membantu kita, akan tetapi pada saat kita tidak membutuhkan bantuan siapapun, yang namanya menyapa teman atau sekedar silaturahmi saja kita tidak pernah.. apakah itu yang namanya teman?
Ketika kita sedang butuh bantuan, kita tidak pernah melihat apakah teman yang kita mintai bantuan itu sedang dalam kesusahan juga atau tidak kita tidak pernah mau tahu yang penting kita harus di bantu!. Saya rasa sifat semacam ini dimiliki oleh hampir seluruh orang di dunia yang biasa kita kenal dengan istilah “Egois”.
Saya pernah melihat ada kasus begini : Ada seorang teman yang butuh bantuan katakanlah namanya A, si A ini minta bantuan ke si-B. si-B ini dengan tulusnya membantu si-A supaya si-A ini bisa segera mendapatkan uang dari hasil kerjanya dengan menggunakan jasa si-C, akan tetapi ternyata selang beberapa lama, si-A ini tersandung masalah yang mengakibatkan uang yang sudah di dapat oleh si-A ini harus dikembalikan ke si-C karena si-B ini sudah dikejar-kejar oleh si-C supaya bisa menagih kembali uangnya. Nah pada saat ini si-A tidak mau mengembalikan uangnya karena sudah habis di pakai dan saat ini belum ada uang untuk mengembalikannya. dan anehnya si-A ini marah-marah ke si-B.. “lah yang salah sapa koq yang marah lo sih?” saya berfikir demikian dan hanya bisa tersenyum saja.. dan ujung-ujungnya si-B ini bingung setengah mati untuk bisa mengembalikan uang ke si-C karena kalau tidak si-B bisa terkena masalah hukum..
Aduhh.. pada saat itu kalau dipikir-pikir betapa egoisnya si-A, yang seharusnya si-A yang pusing 7 keliling untuk mikirin gimana caranya supaya bisa mengembalikan uang ke si-C eh yang ada marah-marah.. Apakah itu yang dinamakan seorang teman?
Memang di dunia ini ada bermacam-macam orang dengan watak dan perilaku yang berbeda-beda.. “ada yang baik, ada yang tulus menolong orang lain, ada yang hanya memanfaatkan temannya demi kepentingan pribadi semata, ada yang menjadi penjilat, dan masih banyak sekali……….” saya jadi teringat akan lagu pangung sandiwara :
Dunia ini panggung sandiwara
Cerita yang mudah berubah
Kisah Mahabarata atau tragedi dari YunaniSetiap kita dapat satu peranan
Yang harus kita mainkan
Ada peran wajar ada peran berpura puraMengapa kita bersandiwara
Mengapa kita bersandiwaraPeran yang kocak bikin kita terbahak bahak
Peran bercinta bikin orang mabuk kepayang
Dunia ini penuh peranan
Dunia ini bagaikan jembatan kehidupanMengapa kita bersandiwara
Mengapa kita bersandiwaraDunia ini penuh peranan
Dunia ini bagaikan jembatan kehidupanMengapa kita bersandiwara
Jadi bagi yang belum pernah melihat tipikal orang seperti itu, bersiap-siaplah anda pasti akan melihatnya…


;;)
:-\ :-/
:”>
:-p :p
:* :-*
:O :-O
X( X-(
:-> :>
B-)
:-s :-S
>:)
/:)
0:-)
:-B
=;
|-) I-)
8-|
:-&
:-$
[-(
8-}
(:|
=P~
#-o
=D>
:@)
3:-O
~:>
@};-
%%-
**==
(~~)
~o)
*-:)
8-X
=:)
>-)
:-L
<):)
[-o<
@-)
$-)
:-"
:^o
b-(
[-X
\:D/
>:D<
o->
o=>
o-+
(%)
=((
#:-S
=))
L-)
<:-P
:-SS
:-w
:-<
>:P
>:/
:-@
^:)^
:-j
(*)
:-c
~X(
:-h
:-t
8->
%-(
Setelah membaca postingan dari rekan saya